Amore
Selasa, 06 Januari 2015
Something Happen - Part 2
I am coming back.
Yak ini adalah lanjutan dari coretan saya yang sebelumnya.
selamat menikmati.
-00-
"Yeongwonhan geon jeoldae eobseo.. Gyeolguge neon byeonhaetji.. Iyudo eobseo jinsimi eobseo.. Sarang gateun sori ttawin jibeo chyeo.. Oneulbameun ppittakhage"
Suara GD (G-Dragon) terus menerus terngiang di telingaku pertanda waktu menunjukkan pukul 06.30 pagi, dan itu saatnya aku beranjak dari tempat tidur.Namun apa daya, membuka mata pun rasanya aku tak sanggup *tak sanggup untuk bangun dari mimpi ku tentangnya*
Namun rutinitas pekerjaan yang mengharuskan aku bangun dan bekerja. Setelah aku selesai mandi dan dandan *pake perabotan lenong* aku segera keluar kamar dan menemui Ibu dan Ayahku yang sedari tadi sudah meneriaki aku.
Tidak ada hal yang baru pagi ini, seperti biasa, ada Ibu yang sedang menyiapkan sarapan dan bekal untukku di kantor, dan ada Auah yang sedang asyik sendiri membaca surat kabar dan menyeruput kopi hangat yang telah di buatkan Ibuku.
"Lately I been, I been losing sleep.. Dreaming about the things that we could be.. But baby, I been, I been prayin' hard.. Said no more counting dollars.. We'll be counting stars.."
Oke kali ini giliran suara dari Ryan Tedder (Vokalis One Republic)kali ini bukan alarm, melainkan panggilan masuk. Saat aku lihat nama di layar handphone ku, OMOOOOO!!! WHAATTT THE #$%^^&$@#!@ !! Saat itu aku tak tau harus apa. Apakah aku angkat atau aku diamkan saja. Cinta pertama ku saat SMP itu menelepon ku sepagi ini. Tanpa ba..bi..bu.. aku angkat panggilan dari dirinya.
"Ha..Halo?" Aku memulai pembicaraan.
"Pagi Win, udah berangkat ke kantor ya?" Sambung dia.
"Hemm, belom nih. Kenapa? Tumben nanyain." Lanjut aku yang sedari tadi kaku di atas kursi di ruang makan.
"Huft baguslah." Lanjut dia terkekeh.
"Bagus kenapa?" Jawab aku gemetaran
"Aku udah di depan rumah kamu nih, aku masuk ya ketemu Ibu sama Ayah kamu. Sekalian silaturahmi dan minta izin untuk mengantarmu ke kantor." Kata dia lancar.
AAAAAAAAKKKKKK GILA GILA GILAAAAAAAAAAAAA. Gue berasa Elsa di film Frozen yang di bekuin sama Anna. Gue ga beranjak dari kursi sedari tadi.
Belum sempat aku jawab, tiba-tiba seseorang seperti mengetuk pintu rumahku.
"Assalamualaikum, Windy.." Sapanya dari luar.
Ibuku yang sedang berdiri pun beranjak dari ruang makan menuju halaman depan dan membukakan pintu.
"Eh. Irgy, masuk sini. Windy masih di dalam, dia sedang sarapan." Aku mendengar suara Ibu samar.
"Iya tante." sambungnya.
Tak berapa lama, aku sudah bisa merasakan kehadirannya melalui wangi aroma parfumnya yang khas.
"Sarapan dulu gy." Ajak ibu.
"Ah ngga usah tante, tadi aku sudah sarapan di rumah. Aku hanya ingin mengantar Windy ke kantornya." Imbuhnya.
"Wuihh, to the point banget sih nih anak. Sampe nganga gue di buatnya" Suara hatiku mengatakan seperti itu.
Suasana pagi itu seketika menjadi sedikit berwarna karena ada hal baru yang hadir di antara keluarga kecil ku.
to be continued.....
Selasa, 26 Agustus 2014
Something Happen - Part 1
Selasa, 26 Agustus 2014. Hari dimana aku menemukan kembali cinta pertama ku yang bahkan dahulu tidak pernah menyapa ku.
Awalnya aku terheran karena aku tidak pernah menyangka dirinya menghubungi ku kembali, memang awalnya aku yang memulai invite dia ke suatu media social yang aku miliki. Sebut saja BlackBerry Messenger (BBM). Tapi aku sangat tidak percaya kalau dia menghubungi ku lebih intens. Ya gimana mau percaya, jangan kan menghubungi ku, menegur aku pun dia tidak pernah.
Sampai suatu ketika aku dan dia mulai akrab dan semakin sering berhubungan lewat BBM dan SMS, sesekali dia menelepon aku atau aku yang meneleponnya. Dia mengajakku untuk bertemu, entah apa maksudnya. Saat itu aku senang bukan main. Karena merasa tidak percaya, aku pun mulai merasa biasa saja, sampai suatu sore di hari yang sama, dia mengirimkan pesan singkat ke ponsel ku dengan nada "Kamu di mana? Aku OTW ke kantor kamu. Nanti langsung tunggu di depan gerbang ya." Saat itu aku masih ragu karna bisa saja dia berbohong dan bergurau.
Tapi ternyata aku salah, saat jam pulang kantor, aku pun mulai berberes untuk pulang. Tidak dapat di sangka, ternyata dia memang sudah ada di depan kantor ku. Dengan parasnya yang Cool, sorot mata yang tajam, alis mata yang hitam tebal, kulitnya yang putih bersih serta tubuh yang tinggi itu berkata "Kok lama banget? Untung saja udaranya ngga terlalu panas, yuk naik." sambil menyodorkan helm ke arah ku.
Aku yang terheran heran bingung dengan polosnya mengambil helm putih yang dia berikan, tanpa bertanya-tanya aku langsung naik ke atas motornya dan mulai berpegangan pada pinggangnya yang saat itu menggunakan kaos V-Neck biru dongker dan jaket merah.
Saat itu suasana jalan sangat padat, jelas saja itu terjadi, karena memang bertepatan dengan jam pulang kantor. Entah apa yang sedang aku pikirkan, rasanya aku ingin teriak di atas motor itu. Saat aku tanya "Kita memang mau kemana?" dengan santai dia menjawab "Ke ****** mau makan bebek di sana, emang mau langsung pulang?" Aku pun menjawab "Oh oke terserah." *dalam hati* "gila lo kapan lagi gue jalan sama lo, ya jelas lah gue gamau pulang."
Singkat cerita, sampailah kita di sebuah rumah makan bebek di bilangan Jakarta.Kita berdua makan dengan lahapnya sembari di selingi oleh obrolan obrolan untuk basa basi.Setelah selesai makan, kami menyempatkan diri untuk jalan ke sebuah mall di Jakarta Timur. Aku pikir dia ingin membelikan sesuatu untuk adik nya, sampai suatu ketika kami mampir ke sebuah toko boneka, dan di situ dengan wajah cool nya dia memberi aku sebuah boneka Hello Kitty. OMFG betapa senangnya aku saat itu, rasanya ingin menangis lalu memeluknya tapi xixi di situ tempat umum. Malu rasanya.
Tidak terasa 1 jam sudah kami keliling mall tersebut, akhirnya aku memutuskan untuk pulang. Di jalan pun tidak ada sepatah kata yang keluar dari mulut kami berdua. Setibanya di rumah ku, dia bergegas masuk dan mengantar ku sampai ke rumah.
Hmm rasanya aaaaaaaa@!#@$%$#%#%)($@%$* ngga bisa di ungkap kan dengan kata-kata. I LOVE HIM SO MUCH.
Aku harap dia liat ini, eh tapi jangan dulu deh. Masih belum siap kalau kalau harapan ku pupus.
Cukup aku, Allah dan Blogger aja yang tau.
-------------to be Continued-------------
Awalnya aku terheran karena aku tidak pernah menyangka dirinya menghubungi ku kembali, memang awalnya aku yang memulai invite dia ke suatu media social yang aku miliki. Sebut saja BlackBerry Messenger (BBM). Tapi aku sangat tidak percaya kalau dia menghubungi ku lebih intens. Ya gimana mau percaya, jangan kan menghubungi ku, menegur aku pun dia tidak pernah.
Sampai suatu ketika aku dan dia mulai akrab dan semakin sering berhubungan lewat BBM dan SMS, sesekali dia menelepon aku atau aku yang meneleponnya. Dia mengajakku untuk bertemu, entah apa maksudnya. Saat itu aku senang bukan main. Karena merasa tidak percaya, aku pun mulai merasa biasa saja, sampai suatu sore di hari yang sama, dia mengirimkan pesan singkat ke ponsel ku dengan nada "Kamu di mana? Aku OTW ke kantor kamu. Nanti langsung tunggu di depan gerbang ya." Saat itu aku masih ragu karna bisa saja dia berbohong dan bergurau.
Tapi ternyata aku salah, saat jam pulang kantor, aku pun mulai berberes untuk pulang. Tidak dapat di sangka, ternyata dia memang sudah ada di depan kantor ku. Dengan parasnya yang Cool, sorot mata yang tajam, alis mata yang hitam tebal, kulitnya yang putih bersih serta tubuh yang tinggi itu berkata "Kok lama banget? Untung saja udaranya ngga terlalu panas, yuk naik." sambil menyodorkan helm ke arah ku.
Aku yang terheran heran bingung dengan polosnya mengambil helm putih yang dia berikan, tanpa bertanya-tanya aku langsung naik ke atas motornya dan mulai berpegangan pada pinggangnya yang saat itu menggunakan kaos V-Neck biru dongker dan jaket merah.
Saat itu suasana jalan sangat padat, jelas saja itu terjadi, karena memang bertepatan dengan jam pulang kantor. Entah apa yang sedang aku pikirkan, rasanya aku ingin teriak di atas motor itu. Saat aku tanya "Kita memang mau kemana?" dengan santai dia menjawab "Ke ****** mau makan bebek di sana, emang mau langsung pulang?" Aku pun menjawab "Oh oke terserah." *dalam hati* "gila lo kapan lagi gue jalan sama lo, ya jelas lah gue gamau pulang."
Singkat cerita, sampailah kita di sebuah rumah makan bebek di bilangan Jakarta.Kita berdua makan dengan lahapnya sembari di selingi oleh obrolan obrolan untuk basa basi.Setelah selesai makan, kami menyempatkan diri untuk jalan ke sebuah mall di Jakarta Timur. Aku pikir dia ingin membelikan sesuatu untuk adik nya, sampai suatu ketika kami mampir ke sebuah toko boneka, dan di situ dengan wajah cool nya dia memberi aku sebuah boneka Hello Kitty. OMFG betapa senangnya aku saat itu, rasanya ingin menangis lalu memeluknya tapi xixi di situ tempat umum. Malu rasanya.
Tidak terasa 1 jam sudah kami keliling mall tersebut, akhirnya aku memutuskan untuk pulang. Di jalan pun tidak ada sepatah kata yang keluar dari mulut kami berdua. Setibanya di rumah ku, dia bergegas masuk dan mengantar ku sampai ke rumah.
Hmm rasanya aaaaaaaa@!#@$%$#%#%)($@%$* ngga bisa di ungkap kan dengan kata-kata. I LOVE HIM SO MUCH.
Aku harap dia liat ini, eh tapi jangan dulu deh. Masih belum siap kalau kalau harapan ku pupus.
Cukup aku, Allah dan Blogger aja yang tau.
-------------to be Continued-------------
Langganan:
Postingan (Atom)